Jumat, 28 Desember 2012

Riview Jurnal Ekonomi Koperasi (4)



REVIEW 4 :
Abstract, Pendahuluan, Bab III Metode Penelitian

KINERJA KOPERASI UNIT DESA DI PROVINSI BALI:
PENDEKATAN STRUCTURAL EQUATION MODEL

Oleh :
MADE ANTARA1) dan ANDERSON GUNTUR KOMENAUNG2)
1)Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Udayana
Email: antaradps@telkom.net
2)Fakultas Ekonomi/MEP Universitas Sam Ratulangi, Manado
Berisi :

ABSTRACT

Cooperation included Village Unit Cooperation (VUC) is one of the Indonesia economy pillar which continuous have to be powered in order its performance more and more goo, so that can generate benefit to the member especially and society in generally. Goal of research that is: (1) Identify factors that influence performance of VUC in Bali Province; (2) Trace direct influence, indirect influence and total influence of indicators toward performance of VUC in Bali Province Bali. Collecting of data use structured interview method is dept interview, observation, and documentation. Data analysis use methods: (1) Structural Equation Model (SEM), and (2) deskriptivequalitatif.
Result of analysis to find as follows:
1.      Performance of Village Unit Cooperation (VUC) in Bali Province influenced by internal and external factors. Internal factor influenced by member participation factor, human resource, and activity, while management factor, liquidity, and solvability do not have effect on. Member participation factor influenced by the service user duration of VUC by member, frequency follow meetings of VUC, and do not influence by redemption of obligatory deposit and fundamental, knowledge about activity of cooperation (election of official member); Human resources factor influenced by amount employees, and training frequency and do not influence by education level; Activity factor influenced by inventory turn over ratio, ratio of working capital rotation, and ratio of receivable mean rotation; Management factor influenced by planning, organizing, actuating, and controlling; Factor of Liquidity influenced by rapid ratio, and do not influence by fluently ratio and cash ratio; Solvability factor influenced by debt ratio, debt ratio to equity, and long term liabilities ratio to equity; External factor influence by interest rate and inflation, and do not influence by construction frequency.
2.      Direct, indirectly and totalize influence of construct Indicator toward performance of Village Unit Cooperation (VUC) in Bali Province, that is: (i) Internal Factor have direct influence equal to 0,42 and indirect influence equal to 0,00. So internal factor totally have an effect toward performance of VUC equal to 0,42, (ii) External factor have direct influence equal to 0,69 and indirect influence 0,00. So external factor totally have an effect toward performance of VUC equal to 0,69. Keyword: Factors, Performance, VUC, SEM

ABSTRAK
Koperasi termasuk Koperasi Unit Desa (KUD) adalah salah satu sokoguru perekonomian Indonesia yang terus-menerus harus diberdayakan agar kinerjanya semakin baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya. Tujuan penelitian yaitu: (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja KUD di Provinsi Bali; (2) Melacak pengaruh langsung, KUD di Provinsi Bali. Pengumpulan data menggunakan metode wawacara terstruktur dan mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode: (1) Structural Equation Model (SEM), dan (2) deskriptif-kualitatif.
Hasil analisis menunjukan temuan penting sebagai berikut:
1.      Kinerja koperasi unit (KUD) desa di Provinsi Bali dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal dipengaruhi oleh faktor peran serta anggota, sumber daya manusia (SDM) dan aktivitas secara signifikan, sedangkan faktor manajemen, likuiditas, solvabilitas tidak berpengaruh signifikan. Faktor peran serta anggota dipengaruhi oleh lamanya pengguna jasa KUD para anggota, frekuensi mengikuti rapat-rapat KUD secara signifikan, dan tidak dipengaruhi signifikan oleh pelunasan simpanan wajib dan pokok, pengetahuan tentang kegiatan koperasi (pemilihan pengurus); Faktor SDM dipengaruhi oleh jumlah karyawan dan frekuensi pelatihan secara signifikan dan tidak dipengaruhi signifikan oleh tingkat pendidikan; Faktor aktivitas dipengaruhi oleh rasio perputaran persediaan, rasio perputaran modal kerja, dan rasio perputaran rata - ratapiutang; Sedangkan faktor tidak berpengaruh terhadap faktor internal yakni: faktor manajemen yang dipengaruhi oleh perencanaan, organisasi, pelaksanaan, dan pengawasan; Faktor likuiditas dipengaruhi oleh rasio cepat dan tidak dipengaruhi oleh rasio lancar dan rasio kas; Faktor solvabilitas dipengaruhi oleh rasio hutang, rasio hutang terhadap equitas, dan rasio hutang jangka panjang terhadap equitas. Faktor eksternal dipengharuhi oleh suku bunga dan inflasi, dan tidak dipengaruhi oleh frekuensi pembinaan.
2.      Pengaruh langsung, tidak langsung dan total dari Indikator konstruk terhadap Kinerja Koperasi Unit Desa di Provinsi Bali, yaitu: (i) Faktor internal mempunyai pengaruh langsung sebesar 0,42 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,00. Jadi faktor internal secara total berpengaruh terhadap kinerja KUD sebesar 0,42, (ii) Faktor eksternal mempunyai pengaruh langsung sebesar 0,69 dan pengaruh tidak langsung 0,00. Jadi faktor eksternal secara total berpengaruh terhadap kinerja KUD sebesar 0,69. Kata Kunci: Faktor-Faktor, Kinerja, KUD, SEM

I. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Koperasi termasuk Koperasi Unit Desa (KUD) adalah salah satu sokoguru perekonomian Indonesia yang terus-menerus harus diberdayakan agar kinerjanya semakin baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya. Peranan yang harus dimainkan oleh koperasi di masa mendatang adalah bidang produksi dan pemasaran komoditi agribisnis dan sektorsektor lain, sehingga peranan koperasi dalam kehidupan ekonomi Indonesia benarbenar dapat menjadi tulang punggung perekonomian.
Sebagaimana diungkapkan oleh Swasono (1983) dan diamanatkan oleh Undang-Undang No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi sebagai soko  guru perekonomian nasional mempunyai ciri-ciri yaitu: (1) Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-seorang dan melakukan kegiatan usaha sebagaimana badan usaha yang lain dengan mendayagunakan seluruh kemampuan anggotanya; (2) Kegiatan koperasi didasarkan atas prinsip-prinsip koperasi, yaitu: keanggotaannya bersifat sukarela, pengelolaan dilakukan secara demokratis, dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota; (3) Koperasi Indonesia merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Dalam tatanan perekonomian Indonesia, koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dikalangan masyarakat luas sebagai pendorong tumbuhnya ekonomi nasional dengan berasaskan kekeluargaan; dan (4) Koperasi Indonesia bertujuan mensejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan ekonomi nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Dalam menjalankan usaha koperasi diarahkan pada usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota, baik untuk menunjang usaha maupun kesejahteraannya. Melihat kebutuhan anggota beraneka ragam, maka usaha koperasi multipurpose yaitu koperasi yang mempunyai beberapa bidang usaha, misalnya simpan pinjam, perdagangan, produksi, konsumsi, kesehatan, dan pendidikan. Koperasi yang termasuk dalam multipurpose adalah Koperasi Unit Desa (KUD). KUD menjadi tumpuan harapan petani di daerah kerjanya serta merupakan salah satu kelembagaan agribisnis dalam mendukung pengembangan sistem agribisnis di pedesaan. Agar KUD dapat melakukan peranannya dengan baik, maka KUD harus dikelola secara produktif, efektif, dan efisien untuk mewujudkan pelayanan usaha yang dapat meningkatkan nilai tambah dan manfaat sebesarbesarnya bagi anggotanya, sehingga mampu bersaing dengan badan usaha yang lainnya. Pengelolaan yang dimaksud adalah seluruh komponen yang ada dalam perusahaan seperti pemasaran, produksi, keuangan, personil, pembelian, sistem informasi manajemen dan organisasi.
Kinerja KUD merupakan ukuran yang dipakai menilai kondisi KUD, dipengaruhi oleh faktor internal terdiri dari manajemen, keuangan dan sumber daya manusia serta faktor eksternal. Faktor-faktor ini harus dikelola secara baik, sehingga dapat mencapai kinerja KUD yang optimal. Dipandang dari simpul-simpul pemikiran stratejik bahwa kinerja KUD dapat ditentukan oleh faktor internal terdiri dari peran serta anggota, manajemen, keuangan dan sumber daya manusia serta faktor eksternal, pemikiran tersebut dapat dibuatkan model seperti Gambar 1.
Gambar 1. Simpul-Simpul Pemikiran Stratejik dari Kinerja KUD
Berdasarkan realita KUD di Bali yang merupakan salah satu kelembagaan agribisnis dalam mendukung pengembangan sistem agribisnis di pedesaan, masih ditemukan banyak hambatan yang sifatnya internal yaitu: manajemen, persyaratanpersyaratan keuangan/finansial mengenai kemampuan membayar hutang, cara pendanaan, efektivitas pemanfaatan dana, sumber daya manusia dan keputusan manajemen. Jika kelemahan tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap kinerja KUD, yang pada akhirnya KUD tidak dapat memenuhi harapan petani atau aggotanya. Sedangkan dalam pengelolaan KUD, diharapkan kinerja yang terdiri atas peningkatan sisa hasil usaha, peran serta anggota dan assets meningkat dari investasi yang dilakukan.
1.2. Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1.      Faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja Koperasi Unit Desa di Provinsi Bali?
2.      Bagaimana pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung maupun pengaruh totalnya dari indikator terhadap kinerja Koperasi Unit Desa di Provinsi Bali ?
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah, maka tujuan penelitian sebagai berikut.
1.        Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Koperasi Unit Desa di Provinsi Bali.
2.        Melacak pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung, dan pengaruh total dari indikator terhadap kinerja Koperasi Unit Desa di Provinsi Bali.
1.4 Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan memiliki kegunaan sebagai berikut:
1.      Secara praktis, hasil penelitian sebagai dasar perumusan kebijakan bagi pemerintah dalam membina pengurus dan manajer KUD sebagai landasan dalam perencanaan dan pengendalian aktivitas di masa mendatang;
2.      Secara teoritis, hasil penelitian sebagai suatu informasi bagi penelitian serupa atau peneliti-peneliti lain yang berkaitan dengan penelitian koperasi.

BAB II
METODOLOGI PENELITIAN

2.1              Lokasi dan Objek Penelitian
Penelitian dilaksanakan di wilayah Provinsi Bali, yang meliputi 9 kabupaten/kota. Pemilihan Provinsi Bali sebagai lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling yaitu metode penentuan lokasi penelitian secara sengaja yang didasarkan atas pertimbangan yaitu belum pernah dilakukan penelitian faktorfaktor yang mempengaruhi kinerja Koperasi Unit Desa (KUD) di Provinsi Bali.

2.2              Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisis yang akan diduga (Singarimbun dan Effendi, 1989). Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih secara cermat untuk mewakili populasi (Cooper dan Emory, 1996). Populasi KUD di Provinsi Bali sampai tahun 2004 berjumlah 91 unit (Data Bali Dalam Angka, 2004, hal. VII-6) yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Bali. Jumlah sampel KUD sebagai sumber data sebanyak 50% atau sebanyak 46 unit KUD, yang diambil dengan metode acak kelompok (cluster random sampling). Artinya pengacakan dilakukan pada setiap klaster kabupaten/kota secara proporsional, sehingga total sampel mencapai 46 unit KUD untuk wilayah Bali.



2.3              Sumber, Jenis, dan Metode Pengumpulan Data
Sumber data primer KUD diperoleh langsung dari KUD dengan mendatangi KUD sampel di seluruh Kabupaten/Kota di Bali. Sedangkan data sekunder KUD bersumber dari berbagai instansi pemerintah, seperti Dinas Koperasi Provinsi dan Kabupaten, Badan Pusat Statistik, Bappeda Provinsi Bali, dll.
Jenis data kuantitatif menyangkut KUD yaitu: rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas, laporan laba-rugi selama kurun waktu tiga tahun terakhir, neraca selama tiga tahun terakhir dan perkembangan suku bunga selama tiga tahun terakhir. Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka dan tidak memiliki satuan ukur antara lain: peran serta anggota, pelayanan KUD, sumber daya manusia, kebijakan pengurus dan manejer dalam melaksanakan aktivitas, tingkat pendidikan karyawan KUD di Provinsi Bali.
Pengumpulan data menggunakan beberapa metode antara lain: (i) wawancara terstruktur, yaitu mewawancarai manajer KUD dengan menggunakan daftar pertanyaan terstruktur (quesioner) yang khusus dirancang untuk merekam berbagai jenis data primer seperti disebutkan sebelumnya; (ii) Metode wawancara mendalam, yaitu mewawancarai manajer KUD menggunakan panduan wawancara (interview guide); (iii) Metode observasi, yakni melakukan pengamatan langsung ke lapangan untuk mengetahui situasi internal dan eksternal KUD serta masalah masalah yang dihadapi oleh KUD; (iv) Metode dokumentasi, yaitu pengumpulan data sekunder melalui dokumen-dokumen yang dimiliki sumber data sekunder atau instansi pemerintah terkait.\

2.4.        Metode Analisis Data
1.      Structural Equation Model (SEM)
Menjawab tujuan nomor satu dan dua yaitu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja KUD dan menentukan pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung maupun pengaruh totalnya, maka digunakan metode analisis Structural Equation Model (SEM). Dalam metode SEM ada tujuh langkah yang harus dilalui seperti disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Langkah-Langkah Penterapan Metode SEM dalam Penelitian
2.       Deskriptif Kualitatif
Metode deskriptif-kualitatif yaitu memberikan ulasan atau interpretasi atau makna terhadap data dan informasi serta hasil analisis yang diperoleh, sehingga menjadi lebih bermakna atau bernas dari pada sekedar penyajian dalam bentuk angka-angka (numerik).

Nama / NPM              : Riski Ludvitasari / 26211274
Kelas / Tahun            : 2EB09 / 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar